top of page
Cari

Kalimat dalam Bahasa Jepang yang Berguna Saat di Restoran


Masakan Jepang adalah salah satu cara terbaik yang ada di Jepang dan hal untuk memahaminya adalah dengan mengunjungi restoran dan mencoba makanannya. Namun, kita harus menjelajahinya dengan memahami beberapa kata Jepang yang berguna untuk digunakan di restoran. Membiasakan diri dengan bahasa Jepang untuk digunakan di restoran adalah salah satu aplikasi kehidupan nyata pertama dari bahasa yang dipelajari. Jika kita mengetahui beberapa frasa Jepang sederhana, maka kita seharusnya dapat menikmati kehidupan di Jepang. Jika kita mengetahui beberapa frasa Jepang sederhana, kita akan dapat menemukan beberapa restoran dengan lebih cepat dan lancar. Kali ini, Kukche Languages ingin memperkenalkan beberapa frasa berguna yang dapat digunakan saat memasuki restoran di Jepang.


Memasuki restoran & duduk


Jika telah membuat reservasi, atau bertemu seseorang yang telah membuat reservasi, kita pasti ingin memberi tahu staff saat berjalan melewati pintu. Ada berbagai cara dapat mengatakan ini:


Halo/Selamat malam, saya punya reservasi atas nama Sakuya.

こんにちは / こんばんわ, 咲夜の予約です。

Konnichiwa/Konbanwa, Sakuya no yoyaku desu.


Atau juga bisa mengatakan:

予約をした。 咲夜です。

Yoyaku o shita. Sakuya desu.


Halo/Selamat malam, saya punya reservasi jam 6:30 untuk dua orang atas nama Sakuya.

6時半から2名で予約をした咲夜です。

Rokujihan kara nimei de yoyaku o shita Sakuya desu.


Kita mungkin juga ditanya apakah memiliki reservasi:

予約をしていますか?

Yoyaku o shite imasu ka?


Atau jika kita tidak memiliki reservasi, kita dapat menyatakan berapa banyak orang yang kita bawa setelah menyapa staff. Seringkali staff akan bertanya:

Berapa banyak orang?

何名様ですか?

Nanmei sama desu ka?


Mengetahui angka penting dalam mempelajari kata-kata Jepang untuk digunakan di restoran. Seperti yang mungkin sudah diketahui, menghitung dalam bahasa Jepang tidak sama dengan dalam bahasa Inggris, di mana kita hanya mengatakan dua orang. Penghitungan berubah tergantung pada apa yang dihitung. Misalnya, mengatakan "dua bir" berbeda dengan "dua orang" dalam bahasa Jepang.


Halo/Selamat malam, satu orang/dua orang/tiga orang

こんにちは / こんばんわ, 一人/二人/三人 です。

Konnichiwa/Konbanwa, hitori/futari/sannin desu.


Tahukah bahwa di Jepang, kita masih bisa merokok di beberapa restoran? Karena itu, tidak jarang ditanya apakahingin ditempatkan di bagian merokok atau tidak. Tergantung pada tata letak restoran, kita mungkin juga ditanya apakah ingin duduk di meja (テーブル tēburu) atau counter (カウンター kauntā).


Bahasa Jepang yang berguna untuk digunakan di restoran dalam situasi ini adalah:

Tolong meja bebas rokok.

禁煙席お願いします。

Kinen seki onegaishimasu


Tolong meja area merokok.

喫煙席お願いします。

Kitsuen seki onegaishimasu


Jika kita membutuhkan menu bahasa Inggris, kita dapat bertanya kepada staf apakah mereka memilikinya:

英語のメニューがありますか?

Eigo no menyū ga arimasu ka?


Memesan makanan dan minuman


Ketika telah memutuskan apa yang ingin dipesan, kita dapat menghubungi staf dengan mengangkat tangan dan berkata, “sumimasen” atau “onegaishimasu”. Atau cukup tekan tombol panggil jika ada di meja. Untuk menambahkan lapisan kesopanan ekstra, ketika anggota staff datang, kita dapat mengatakan kepada mereka:


Bisa saya membuat pesanan silahkan?

注文してもいいですか?

Chūmon shite mo ii desu ka?


Saat memesan, sesederhana memesan apa yang diinginkan dan memberi tahu mereka berapa banyak yang diinginkan seperti di negara lain mana pun. Hal ini hanya bisa menjadi sedikit rumit ketika mencoba mengingat semua pesanan. Ingatlah untuk menggunakan と (to) antara setiap item yang dipesan dan di akhir kalimat tambahkan お願いします (onegaishimasu).

Contohnya:

Pesan omurice satu dan orange juice satu.

オムライスを一つとオレンジジュースを一つお願いします。

Omuraisu wo hitotsu to orenji juusu wo hitotsu onegaishimasu.


Jika merasa tidak yakin tentang cara mengucapkan item menu, kita selalu dapat menunjuk dan dengan sopan mengatakan:

Yang ini tolong

こちらをお願いします。

Kochira wo onegaishimasu。


Selanjutnya, jika tidak tahu apa yang kita minta, kita dapat menggunakan:

Apa ini?

これは何ですか?

Kore wa nan desuka?


Mungkin kita memiliki pantangan makanan tertentu. Hal pertama yang mungkin ingin diketahui adalah apakah hidangan mengandung alergen tertentu agar terhindar dari makanan tertunt, misal.

Ini ada kacangnya?

ナッツ が入っていますか?

Nattsu ga haitte imasu ka?


Saya alergi telur. Boleh tidak kalau tidak pakai telur?

卵アレルギーがあるので、卵抜きでいいですか?

Tamago arerugī ga aru node, tamago nuki de ii desu ka?


Saya vegetarian, jadi saya tidak makan daging

ベジタリアンなので、肉を食べません。

Bejitarian na node, niku o tabemasen.


Jika ingin mengganti item maka kita dapat mengatakan:

Kalo babi diganti ayam bisa tidak?

豚肉の代わりに鶏肉にできますか?

Butaniku no kawari ni toriniku ni dekimasu ka?


Perhatikan bahwa restoran di Jepang kebanyakan bukanlah restoran menyajikan hidangan mereka di tempat berdasarkan permintaan pelanggan. Oleh karena itu jangan heran jika staf mungkin tampak bingung atau ragu-ragu untuk segera menanggapi kita. Demikian pula, jangan kaget atau tersinggung jika restoran tidak dapat memenuhi permintaan kita.


Kita harus memiliki semua yang dibutuhkan di meja, tetapi kita mungkin dapat mengucapkan frasa torizara wo nimai kudasai (取り皿を二枚ください) yang merupakan piring kecil saat berbagi makanan. Kozara (小皿 ) juga digunakan untuk tujuan ini.


Sekarang sebelum menyelam ke dalam makanan kita, jangan lupa untuk bersyukur. kita hampir pasti pernah mendengar itadakimasu (いただきます) sebelum orang mulai makan. Ada juga beberapa aturan seputar etiket minum tetapi frasa yang paling mudah dan paling penting adalah kanpai (乾杯) sebelum memulai minuman


Ungkapan berguna yang banyak orang lupa adalah di mana toiletnya:

Toire wa doko desu ka? (トイレはどこですか?) – Dimana toiletnya?


Saat membayar makanan


Mendapatkan tagihan di akhir makan relatif mudah. Pertama, tanyakan ke pelayan dengan:

Sumimasen (すみません) – Permisi.


Kemudian meminta tagihan:

Okaikei kudasai (お会計ください) – Tolong tagihannya.


Jika ingin menanyakan apakah mereka menerima pembayaran dengan kartu, kita dapat mengatakan:

Bisakah saya menggunakan kartu kredit?

クレジットカードを使えますか?

Kurejitto kādo o tsukae masu ka?


Jika ingin bertanya apakah mereka dapat membagi tagihan, kita dapat mengatakan:


Bill-nya bisa dipisah?

別々にできますか?

Betsubetsu ni dekimasu ka?


Perhatikan bahwa banyak tempat hanya mengizinkan satu tagihan, jadi seringkali lebih mudah bagi setiap orang untuk memasukkan bagian mereka secara tunai dan kemudian membayar semuanya bersama di kasir.


Terakhir, jangan lupa berterima kasih kepada staf sebelum Kita pergi:

Terima kasih atas jamuannya

ごちそうさまでした

Gochisousama deshita


Ungkapan ini biasanya digunakan di akhir makan dan artinya, “Terimakasih banyak untuk menyiapkan makanannya”.


Hanya dengan menggunakan sedikit bahasa Jepang, komunikasi dengan orang Jepang akan menjadi jauh lebih menyenangkan. Silakan coba menggunakan frasa ini. Lain kali jika mengunjungi restoran di Jepang, gunakan frasa ini untuk mengasah kemampuan bahasa kita.

Kalau ingin lebih meningkatkan kemampuan Bahasa Jepangmu, datang dan belajar di Kukche Languages!


273 tampilan0 komentar
bottom of page