Takoyaki Kok Pakai Kuah?!
- Deajeng Dinda JDL
- 6 Jun 2022
- 2 menit membaca

Teman-teman pasti tahu kan takoyaki? Salah satu kuliner khas Jepang yang terkenal di seluruh penjuru dunia, bahkan di Indonesia. Bentuknya bulat terbuat dari telur dan tepung berisi potongan gurita. Biasanya dilengkapi dengan taburan katsuobushi, serpihan rumput laut dan tentunya mayones dan saus Takoyaki. Di Indonesia sendiri awalnya mulai banyak diminati dan dijual di Festival Jepang. Namun saat ini sudah banyak dijual di restoran Jepang loh sehingga sangat mudah untuk teman-teman mencoba Takoyaki.
Tapi ternyata di Jepang terdapat pula makanan khas lain dengan bentuk bulat keemasan mirip seperti Takoyaki loh! Namanya Akashiyaki. Makanan ini berasal dari Prefektur Hyogo yakni kota Akashi. Memiliki bentuk bulat namun teksturnya cenderung lebih lunak jika dibandingkan dengan Takoyaki, sehingga sering kali bentuknya menjadi tidak benar-benar bulat.

1. Asal-usul Akashiyaki
Setelah ditelusuri, konon katanya Akashiyaki ini dikenal sejak jaman Edo. Dahulu dikenal dengan sebutan“tamagoyaki” yang artinya telur panggang. Dan unikny, justru makanan inilah yang menjadi cikal bakal terciptanya Takoyaki. Saat ini Akashiyaki sendiri dikenal sebagai makan khas Akashi dan telah menjadi salah satu destinasi utama wisatawan kuliner yang datang ke Jepang.
2. Perbedaan Akashiyaki dan Takoyaki
Meskipun memiliki cara penyajian dan citarasa yang berbeda, namun masih banyak yang tidak tahu kalau keduanya adalah makanan yang berbeda. Kesamaannya adalah bentuknya yang bulat dan sama-sama berisi potongan gurita. Berikut ada beberapa ciri yang memudahkan teman-teman untuk membedakannya. Diantaranya :
Dapat dilihat dari teksturnya, Akashiyaki cenderung lebih lunak dan padat dari Takoyaki karena bahan dasar telurnya yang lebih mendominasi.
Dapat dilihat dari penyajiannya, Takoyaki biasanya menggunakan mayones dan saus khusus Takoyaki. Sedangkan Akashiyaki tidak menggunakan saus melainkan sup dari dashi. Ditaburi serpihan bonito dan juga daun bawang.
Cara penyajian, penyajian Akashiyaki lebih unik daripada Takoyaki. Menggunakan piring berupa papan kayu datar berbentuk seperti talenan, yang kemudian ditata rapih di atasnya dibuat dalam beberapa barisan.
Sekian pembahasan mengenai makan khas Akashi. Karena di Indonesia masih sangat sulit ditemukan, pastikan coba makan ini ketika berkunjung ke Jepang ya. Rasanya tidak kalah enak loh dengan Takoyaki!
Adakah makanan khas Jepang lain yang ingin kamu coba? Tulis di kolom komentar ya!
Ingin tahu kehidupan di Jepang lebih banyak? Terus jelajahi web www.kukchelanguages.com ya.




Komentar