Manner Berbisnis di Jepang!

Manner sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya dalam berbisnis. Manner berfungsi untuk menjaga hubungan baik antara satu pihak dengan pihak yang lain, menghindari adanya ketersinggungan yang melewati batas etika. Manner tidak hanya tentang penampilan luar saja tapi juga melingkupi sikap atau perilaku di masyarakat. Misalnya terdapat 2 orang pengusaha dengan penampilan yang rapih menggunakan jas dan dasi. Namun 1 orang diantara mereka ada yang berjalan dengan memasukkan kedua tangannya ke kantong celana dan 1 orang lainnya berjalan dengan rapih dan sopan. Orang manakah yang memiliki kesan baik dan dapat dipercaya? tentunya orang yang berbaju rapih dan bersikap sopan, bukan? Begitulah pentingnya manner dalam berbisnis.
Jepang hingga saat ini masih menjadikan manner sebagai salah satu pertimbangan dalam memilih rekan bisnis. Ada banyak manner yang harus diperhatikan seperti, ketika bertukar kartu nama, manner saat menelpon, bertukar email, dan masih banyak lagi. Berikut beberapa manner yang harus diperhatikan dalam berbisnis.

1.Ojigi
Ojigi adalah budaya membungkuk di Jepang yang merupakan manner dasar dalam bersosialisasi yang tentunya dipakai dalam pekerjaan sehari-hari. Ojigi berdasarkan derajat/kedalaman saat membungkuk badan ada tiga jenis yaitu; 1) Eshaku yakni dengan membungkuk ringan sekitar 15 derajat biasanya dipakai saat bertemu atasan atau tamu di lorong, 2) Keirei merupakan bentuk ojigi yang paling umum dipakai membungkuk sekitar 30 derajat dipakai sebagai salam saat keluar masuk kantor ataupun ketika menyambut dan mengantarkan teh untuk tamu, dan 3)Saikeirei merupakan bentuk ojigi paling sopan membungkuk sekitar 45 derajat biasanya dipakai untuk meminta maaf atau berterimakasih dengan sepenuh hati atau pun untuk memberi salam di tempat baru dalam sebuah perayaan tertentu.

2.Manner Dalam Memberi Salam
Upayakanlah untuk terlebih dahulu memberi salam sebelum orang lain yang memberi salam. Dengan begitu akan tercipta suasana yang nyaman antara anda dengan tamu atau pun lawan bicara. Ucapkan salam Ohayou gozaimasu (selamat pagi) ketika masuk kantor dan Otsukaresama desu (Terimakasih atas kerja kerasnya) sebelum pulang dan keluar dari ruang kantor. Kemudian untuk seseorang yang pekerjaannya berhubungan dengan pelanggan atau tamu dapat mengucapkan kata Osewa ni natte orimasu lalu diikuti dengan ojigi di awal percakapan.

3. Manner Dalam Bertukar Kartu Nama
Dalam dunia bisnis, yang harus dilakukan pertama kali saat bertemu dengan orang yang baru dikenal adalah bertukar kartu nama. Yang harus memberikan kartu nama terlebih dahulu adalah orang dengan status lebih rendah, kepada orang yang statusnya tertinggi baru diikuti ke orang yang berstatus lebih rendah. Hal tersebut tidak memandang usia melainkan jabatannya. Kalimat yang diucapkan saat memberikan kartu nama adalah “( Nama perusahaan) sha no (Nama) to moushimasu.” dan ucapkan “choudai itashimasu” saat menerima kartu nama dari lawan bicara.
4. Ungkapan yang Sering Dipakai dalam Bisnis
Gunakan bentuk formal watashi (saya) saat menyebutkan diri sendiri, dan tambahkan bentuk honorifik ~san ketika memanggil nama rekan kerja atau ~bucho (kepala bagian), ~sachou (pak direktur) saat memanggil nama atasan. Selain itu ada beberapa ungkapan hormat yang dapat digunakan dalam dunia kerja, diantaranya, donata sama desuka (dengan siapa?), ano kata (beliau), ikaganasaimasuka? (Akan Bagaimana?), yoroshiidesuka (Tidak apa-apa?), moushiwake gozaimasen (mohon maaf), kashikomarimasu (Baik, saya mengerti).
Sekian beberapa manner dasar yang harus temen-temen ketahui saat berbisnis atau bekerja di Jepang. Mau tau lebih banyak? Terus jelajahi web www.kukchelanguages.com ya!



Komentar