top of page
Journalist Desk

Artikel

Kesalahan-kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Belajar Bahasa Korea

Bahasa Korea memang sedang naik daun di banyak negara termasuk Indonesia. Hal itu disebabkan adanya Korean Wave yang sedang menjamur dikalangan remaja yang menyebabkan banyak orang mulai tertarik untuk mempelajari Bahasa Korea. Ada yang mulai belajar dari lembaga kursus ataupun otodidak. Kali ini, kita akan membahasa apa saja kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat belajar Bahasa Korea.


1. Tidak belajar huruf Hangeul secara mendalam


Ketika belajar Bahasa Korea, langkah pertama yang harus dilakukan adalah belajar huruf Hangeul lebih dalam dan memahami struktur penulisan dan pelafalan huruf Hangeul dengan benar. Jika kita hanya sekedar belajar sekilas atau membaca huruf Hangeul tanpa mempelajarinya lebih lanjut, maka kita tidak akan tau bagaimana menulis dan melafalkan Bahasa Korea dengan baik dan benar.


2. Terlalu terpaku dengan Romanization (huruf latin)


Banyak dari orang yang belajar Bahasa Korea, terpaku pada romanization (huruf latin) dari sebuah kosakata atau kalimat Bahasa Korea. Memang tidak salah jika kita melihat romanization saat awal-awal kita belajar huruf Hangeul karena romanization sendiri cukup membantu kita latihan membaca huruf Hangeul. Tetapi, terkadang penulisan romanization berbeda dengan pengucapan Hangeul yang sebenarnya sehingga banyak pelafalan yang keliru. Maka dari itu, jika kita sudah mulai lancar membaca Hangeul, jangan lagi terpaku pada romanization agar kita bisa melafalkan kata dengan baik dan benar.



3. Kurangnya latihan listening Bahasa Korea


Selain pentingnya belajar huruf Hangeul, sering-sering latihan listening Bahasa Korea juga tidak kalah penting karena dengan seringnya kita mendengarkan native speaker, kita jadi lebih tau bagaimana sebuah kata atau kalimat diucapkan dengan pelafalan yang benar. Jadi, ketika Belajar Bahasa Korea jangan hanya membaca dari buku, tetapi juga sering-sering lah latihan mendengarkan. Teman-teman bisa belajar dari audio yang biasanya sudah ada di buku tata bahasa Korea atau bisa belajar lewat lagu, drama, film dan variety show Korea favorit teman-teman.



4. Tidak memperhatikan struktur kalimat Bahasa Korea


Teman-teman tau tidak kalau struktur kalimat Bahasa Korea itu berbeda loh dengan Bahasa Indonesia. Struktur kalimat Bahasa Korea itu S-K-O-P (Subjek-Keterangan-Objek-Predikat). Sedangkan struktur Bahasa Indonesia adalah S-P-O-K (Subjek-Predikat-Objek-Keterangan). Struktur kalimat ini seringnya tidak diperhatikan saat belajar Bahasa Korea. Untuk kalimat sederhana, memang tidak terlalu sulit mempelajari struktur kalimatnya. Namun, jika semakin panjang kalimatnya maka akan semakin kompleks struktur kalimat yang akan dibentuk. Urutan kata Korea mengikuti serangkaian aturan khusus, dan aturan ini dapat dipelajari seiring berjalannya waktu. Cukup dengan berlatih secara rutin dengan membuat kalimat sesering mungkin.



5. Kurang memperhatikan honorifik yang digunakan


Dalam Bahasa Korea, terdapat honorifik atau kalimat sopan khusus yang harus benar-benar dipelajari karena bentuk kalimat akan berbeda sesuai dengan siapa kita akan berbicara. Untuk pemula, biasanya orang Korea akan memahami karena teman-teman masih ditahap belajar. Tetapi, usahakanlah untuk menempatkan honorifik secara tepat. Jika teman-teman menggunakan honorifik yang salah dalam Bahasa Korea, itu dapat mengubah kalimat yang awalnya dalam bentuk sopan menjadi sebuah penghinaan. Jadi, hati-hati ya!



Itulah kesalahan-kesalahan saat belajar Bahasa Korea. Dari 5 kesalahan yang sering dilakukan saat belajar Bahasa Korea di atas, yang mana yang mungkin teman-teman pernah lakukan??


 
 
 

Komentar


bottom of page