top of page
Cari

Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Bahasa Jepangmu Bagus atau Tidak?



Buat yang baru saja mulai belajar bahasa Jepang maupun yang sudah belajar hingga di atas level JLPT N3, kalian penasaran nggak sih secara praktek performa kalian bagaimana?

Kali ini kita akan membahas cara gampang untuk mengetahui apa bahasa Jepangmu sudah mahir atau belum.

· Apa bedanya orang asing dengan orang Jepang saat berbicara dalam bahasa Jepang?

· Bagaimana dengan pola kalimat ketika berbicara?

· Jadi, bagaimana caranya kita bisa tahu apakah bahasa Jepang kita baik atau tidak?



Apa bedanya orang asing dengan orang Jepang saat berbicara dalam bahasa Jepang?

Kalian pernah nggak sih dengar orang asing berbicara dalam bahasa Indonesia? Kalau pernah, pasti kalian akan menyadari bagaimana pelafalan mereka bergantung berat dengan dari Negara mana mereka berasal.

Hal ini juga terjadi dalam bahasa Jepang. Dikarenakan cara pelafalan tiap Negara yang berbeda-beda, tanpa kita sadari, kita sering menggunakan logat yang biasa kita gunakan saat berbicara dalam bahasa asli kita.


Salah satu contohnya adalah bagaimana orang jepang tidak bisa menyebut ‘R’ dalam bahasa Indonesia dengan baik karena dalam bahasa mereka, ‘R’ yang mereka gunakan tidak membutuhkan lidah mereka untuk bekerja keras agar bisa melafalkan ‘R’ seperti “Brrrrr!”, jadi pengucapan mereka jauh lebih halus dan mendekati huruf ‘L’. Contoh tambahan lagi adalah bagaimana orang jepang sulit mengucapkan kosakata yang menggunakan konsonan kembar tiga dikarenakan di bahasa mereka sendiri tidak ada yang seperti itu. Misalkan ‘nggak’ atau ‘menggangu’, mereka ada kecenderungan hanya bisa membaca ‘ngg’ sebagai ‘ng’ atau ‘g’.


Nah! Orang asing juga sama saat berbicara dalam bahasa jepang. Contohnya orang Vietnam yang ketika berbicara bahasa Jepang, sangat sulit sekali untuk mengetahui apakah mereka sedang mengucapkan ‘B’ atau ‘P’ (misal べっど-beddo- danペット-petto-). Atau juga orang Amerika dan negara-negara berbahasa Inggris lainnya yang sering tanpa sengaja membaca kata-kata Jepang seperti mereka membaca bahasa mereka sendiri. Membaca bahasa Jepang terbilang gampang karena apa yang tertulis, itu yang kita ucapkan, namun bagi orang-orang yang dibesarkan dengan bahasa Inggris yang memiliki berbagai cara baca yang tidak sama persis seperti yang tertulis, akan sulit sekali untuk menghilangkan kebiasaan ini.


Diluar dugaan, dikarenakan bahasa Indonesia tidak memiliki logat khas, orang Indonesia banyak yang lebih mahir berbicara dalam bahasa Jepang seperti orang asli sana. Hal ini akan sangat mencolok bila kalian belajar bahasa Jepang bersama orang-orang asing lain langsung di Negara Jepang. Orang Indonesia tidak pernah kesusahan dalam melafalkan bahasa Jepang, masalahnya tinggal di mempelajari pola kalimat dan menambah pengetahuan kosakata yang tentu, akan berbeda berdasarkan kemampuan dan ketertarikan tiap orang.

Maka kalian bisa bernafas lega untuk tantangan pertama, pengucapan bukanlah tantangan tersulit yang akan kalian hadapi. Walau memang, ada baiknya kalian tetap melatih pelafalan kalian agar lebih mantap!



Bagaimana dengan pola kalimat ketika berbicara? Pola kalimat yang baik dan benar. Pasti kita semua sebagai orang-orang yang sedang mempelajari bahasa asing ingin sekali agar pola kalimat kita baik dan benar, alhasil terdengar lebih natural dan tidak canggung. Memang benar saat menulis, menjaga pola kalimat itu penting sekali, juga ketika berhadapan dengan orang-orang yang posisinya lebih tinggi daripada kita.

Namun seperti kita yang sering tidak begitu memperhatikan bakunya bahasa kita alias terkadang sering memotong atau mencampur kata-kata sana-sini, orang Jepang juga melakukan hal tersebut. Bagi kalian yang sudah belajar bahasa Jepang dan tahu tentang penghubung kata seperti は を が (wa, wo, ga) etc, kalian akan menyadari ketika tinggal di Jepang bahwa, orang jepang sering tidak menggunakannya bila tidak perlu sekali.


Contohnya: “Aku mau ini, boleh nggak?”

Ketika berbicara:

「私、これほしいけど、いい?」 (watashi, kore hoshii kedo, ii?)

Menggunakan pola yang benar:

「私これほしいけど、いい?」(watashi wa kore ga hoshii kedo, ii?)


Jadi, tenang saja. Kalian tidak harus selalu benar-benar menggunakan pola kalimat yang baik, terutama saat sedang berbicara dengan teman kalian. Ada saat-saat dimana pola yang terlalu baku justru membuat kita terlihat tidak natural dan menjadikan kita lebih mencolok di antara orang Jepang. Yang penting adalah kalian tahu apa yang ingin kalian sampaikan dan benar ataupun salah, kalian tetap menyampaikan hal tersebut dengan percaya diri seolah kalian tidak salah.



Jadi, bagaimana caranya kita bisa tahu apakah bahasa Jepang kita baik atau tidak?

Tentu cara terbaik adalah mendengar pendapat orang Jepang langsung. Tapi ada satu hal yang kalian harus ingat-ingat. Bila orang jepang berkata:

「日本語上手ですね」(nihongo jyouzu desune)

“Bahasa Jepang kamu bagus sekali.”

Dalam kebanyakan kasus, ini berarti bahasa Jepang kamu sebenarnya tidak bagus, namun mereka menghargai usahamu untuk berbicara dalam bahasa Jepang. Jadi bila kalian mendengar pujian ini, ingatlah bahwa ini berarti kalian masih harus berjuang.

Bila bahasa jepang kalian sudah bagus, biasanya orang Jepang bahkan tidak akan komentar apapun mengenai bahasamu dan hanya fokus pada topik yang dibincangkan. Kalaupun mereka bertanya, mereka akan bertanya:

「ハーフですか?」(Haafu desuka?)

“Apakah kamu campuran?”

Kalau mereka sudah bertanya ini, berarti bahasa Jepangmu sangat bagus dan natural hingga-hingga mereka mengira kamu campuran karena wajahmu seperti orang asing namun gaya bicaramu seperti orang Jepang. Biasanya mereka bertanya ketika mereka penasaran kamu campuran mana. Dan begitu kamu mengatakan bahwa kamu bukan campuran, mereka akan sangat kaget dan menjawab:

「日本人だと思いました」(nihonjin da to omoimashita)

“Aku kira kamu orang Jepang”

Bukan saja kalian sudah aman, saking amannya kalian dikira orang Jepang campuran. Bagi yang tidak dikira campuran, selamat! Tidak hanya gaya bicaramu namun penampilanmu juga seperti orang Jepang 100%.


Jadi, sekarang kalian sudah tahu bagaimana cara mengetahui apakah bahasa Jepang kalian baik atau tidak! Bila kalian ada kesempatan ke Jepang atau akan tinggal di sana, coba ya perhatikan ketika kalian berbelanja atau berbincang dengan orang Jepang di sana!


Untuk info lain seputar Jepang, mampir ke sini ya!

0 tampilan0 komentar

Postingan Terkait

Lihat Semua

コメント


bottom of page